Berita Nasional dan Politik

Tolak Perpanjangan PPKM Darurat, Aliansi Pedagang di Bandung Unjuk Rasa

Ilustrasi unjuk rasa. Foto: Ist

Sriwijayatimes.id – Aliansi Pedagang Bandung melakukan unjuk rasa, mereka mendesak agar pemerintah tak memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Para pedagang melakukan unjuk rasa di depan Pasar Baru Bandung, Jumat (16/7/2021).

“Walau kami mendengar isu bantuan tapi sampai detik ini belum ada kepada para pedagang, PPKM ini berdampak kepada pedagang di Kota Bandung, dampaknya berupa kemiskinan dan kelaparan yang bahkan lebih berbahaya,” ujar Ari selaku koordinator aksi.

Dilansir detik.com, Ari mengatakan, PPKM Darurat ini dinilainya sangat menyengsarakan para pedagang. Ia berharap pemerintah, dalam hal ini Pemerintah Kota Bandung untuk membuka ruang diskusi bersama para pedagang untuk mencari jalan tengah. Pasalnya, pengelola tempat niaga baik negeri atau swasta tetap menarik biaya beban dan listrik kepada para pedagang di dalamnya.

“Karena beban kami cukup berat, kami harus tetap membayar service charge secara penuh, dan kami juga harus membayar listrik secara penuh, selama tutup kami harus memikirkan nasib karyawan dan anak istri,” kata Ari.

Sebelumnya diberitakan, Aliansi Pedagang Bandung melayangkan 7 tuntutan terhadap Pemkot Bandung yang disampaikan oleh Koordinator Aliansi Pedagang Bandung, Agus Juandi.

Berikut 7 tuntutan Aliansi Pedagang Bandung:

  1. Penolakan rencana Perpanjangan PPKM Darurat;
  2. Pemenuhan kebutuhan dasar para Pedagang selama pelaksanaan ;
    PPKM Darurat tanggal 3 – 20 Juli 2021;
  3. Kompensasi atas kerusakan dagangan akibat ditutupnya pasar;
  4. Membantu subsidi untuk biaya operasional seperti service charge,
    listrik, dll;
  5. Membuka Akses Jalan ke tempat usaha kami;
  6. Mengizinkan tempat usaha kami dibuka seperti biasa dengan prokes yang ketat;
  7. Jika dalam 2 × 24 jam tuntutan ini tidak ditanggapi maka kami akan melaksanakan aksi damai

Lebih lanjut Agus pun berharap pemerintah tidak memperpanjang PPKM Darurat yang akan selesai pada 20 Juli 2021 nanti. Ia khawatir jika PPKM Darurat diperpanjang akan semakin menyengsarakan para pedagang.

“Intinya yang jadi pengajuan kepada pemkot maupun Gubernur dan Presiden agar persoalan PPKM selesai tanggal 20 tidak diperpanjang,” tukasnya.

(***/YG)

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts
Total
0
Share